Hukum

Edarkan Sabu di Kampung Sendiri, Bambang Diringkus Satres Narkoba Polres Asahan

Edarkan Sabu di Kampung Sendiri, Bambang Diringkus Satres Narkoba Polres Asahan

Advertorial, ASAHAN, Hukum
ASAHAN, Focusflash.id - Satuan Reserse narkoba Polres Asahan berhasil mengamankan seorang pria yang berinisial BH alias Bambang (49) warga Dusun IV, Desa Aek Loba, Kacamatan Aek Kuasan pada hari Senin 8 Juli 2019. Tersangka diamankan atas kepemilikan narkotika jenis sabu. Kapolres Asahan AKBP Faisal Florentinus Napitupulu melalui Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan dalam siaran persnya, Selasa (9/7/2019) mengatakan, tersangka diamankan dari informasi masyarakat yang resah dengan tersangka karena sering melakukan transaksi narkoba diseputaran desa tersebut. "Tersangka diamankan dipondok kebun yang biasa digunakan tersangka tempat untuk bertransaksi sabu, "katanya. AKP Antony Tarigan juga menyampaikan, dari tangan tersangka tim berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 11,24 gram yang...
BNN RI Dan BNNP Sumatera Barat  Ungkap Jaringan Malaysia – Medan – Padang, Sabu dan Ekstasi Pesanan Napi Lapas Diamankan

BNN RI Dan BNNP Sumatera Barat Ungkap Jaringan Malaysia – Medan – Padang, Sabu dan Ekstasi Pesanan Napi Lapas Diamankan

Hukum
          Jakarta - Focusflash.co.id - Sejumlah +27.000 (dua puluh tujuh ribu) butir ekstasi dan 1 (satu) bungkus sabu seberat +1 kg diamankan BNN RI bersama dengan tim gabungan BNN Provinsi Sumatera Utara dan BNN Provinsi Sumatera Barat , Kamis (20/6).   Barang bukti tersebut diamankan petugas di dua lokasi berbeda beserta 4 orang tersangka. Keempat tersangka tersebut adalah AC, BS, SJ, dan satu orang Napi Rutan Kelas II B Pariaman berinisial HE.     Pengungkapan berawal dari laporan masyarakat yang menyampaikan adanya warga yang diduga mengambil narkotika jenis ekstasi di wilayah Balai Asahan, Sumatera Utara untuk dibawa ke Pariaman, Sumatera Barat. Berdasarkan laporan tersebut, Kamis 20 Juni 2019 sekitar pukul 19.00 WIB petugas mencegat sebuah mobil berwarna
Miliki Sabu, Sepasang Kekasih Diringkus Polisi

Miliki Sabu, Sepasang Kekasih Diringkus Polisi

Advertorial, ASAHAN, Hukum
  ASAHAN, Focusflash.co.id - Satuan reserse narkoba Polres Asahan berhasil meringkus sepasang kekasih yang berinisial SO alias Gitok (48) dan DM alias Lia (37) pada hari Jumat 14 Juni 2019. Keduanya merupakan warga Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur dan para tersangka diamankan lantaran kepemilikan narkotika jenis sabu. Kapolres Asahan AKBP Faisal Florentinus Napitupulu melalui Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan dalam siaran persnya, Sabtu (15/6/2019) mengatakan, penangkapan keduanya berasal dari informasi masyarakat setempat yang resah dengan peredaran sabu yang dilakukan oleh sepasang kekasih itu. "Pertama tim berhasil mengamankan tersangka berinisial DM alias Lia didalam warung miliknya dan menemukan barang bukti sabu, dari hasil pengakuan tersangka, sabu tersebut ...
Menhan PensiunannTNI Diduga Terlibat Kerusuhan 22 Mei, Jangan Dikaitkan Dengan Institusi

Menhan PensiunannTNI Diduga Terlibat Kerusuhan 22 Mei, Jangan Dikaitkan Dengan Institusi

Advertorial, Hukum
Jakarta,focusflash - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memastikan tak ada satupun perwira atau prajurit aktif di Kopassus yang terlibat kerusuhan 22 Mei 2019. Ryamizard mengaku sudah menanyakan satu per satu anggota Kopassus. "Tapi yang namanya Kopassus aktif, tidak ada yang begituan. Saya sudah tanyakan satu per satu tidak ada mereka itu," kata Ryamizard di kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (12/6/2019).   Ryamizard menegaskan, jika ada pensiunan TNI yang diduga terlibat kerusuhan 22 Mei, jangan dikaitkan dengan institusi. Menurutnya, itu sudah masuk ranah pribadi.  "Kalau misalnya sudah purnawirawan, dia sudah tidak bergabung di apa-apa, segala macamnya, begitu. Itu urusan mereka," jelasnya. Ryamizard juga meminta Tim Mawa
Dahlia Zein Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers, Bantah Dalang Kerususan 22 Mei

Dahlia Zein Laporkan Majalah Tempo ke Dewan Pers, Bantah Dalang Kerususan 22 Mei

Hukum
Jakarta,FOCUSFLASH.CO.ID- Ketua Balaidhika Indonesia Jaya Dahlia Zein Moka bersama Kuasa Hukumnya Muhammad Taufiqurrohman mendatangi gedung Dewan Pers guna melaporkan majalah Tempo atas pelanggaran kode etik terkait pemberitaan yang berjudul Tim Mawar dan Rusuh Sarinah edisi 10-16 Juni. Ia tak terima dituduh majalah tersebut sebagai dalang kerusuhan 21-22 Mei. "Hari ini, saya selaku kuasa hukum Dahlia, selaku Ketua Umum Balaidhika Indonesia Jaya melaporkan dugaan pelanggaran etik jurnalistik yang dilakukan majalah Tempo terkait isi berita edisi 10 Juni 2019, yg berjudul Tim Mawar dan Rusuh Sarinah," kata Taufiq di gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (11/6).  Taufiq menjelaskan kliennya keberatan dengan pemberitaan Tempo yang menyebut Dahlia sebagai dalang dalam kerusuhan 21-22 Me
Sofjan Jacob Mantan Kapolda Metro Jaya Tersangka Dugaan Makar Kerusuhan 22 Mei

Sofjan Jacob Mantan Kapolda Metro Jaya Tersangka Dugaan Makar Kerusuhan 22 Mei

Hukum, Lintas Peristiwa
  Jakarta,focusflash.co.id- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Sofjan Jacob sebagai tersangka kasus dugaan makar.  "Sudah tersangka. Kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (10/6). Argo menyebut Sofjan terseret karena ada yang melaporkan mantan Kapolda Metro Jaya era Gubernur Sutiyoso, itu ke Bareskrim Polri.  Namun, dia tak merinci kapan polisi menetapkan Sofjan sebagai tersangka. Dia juga tidak menjelaskan peran Sofjan dalam dugaan makar tersebut.  Sedianya Sofjan dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya hari ini pukul 10.00 WIB. Namun ia berhalangan hadir. "Ditunda ya [pemeriksa
Polisi Temukan Zat Beracun Pada Anak Panah Barang Bukti Aksi 22 Mei

Polisi Temukan Zat Beracun Pada Anak Panah Barang Bukti Aksi 22 Mei

Hukum
Jakarta - Focusflash.co.id - Polisi menemukan fakta baru dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap anak panah yang digunakan perusuh pada aksi 22 Mei di Petamburan, Slipi, Jakarta Barat. Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan zat berbahaya pada salah satu barang bukti dalam kerusuhan 22 Mei itu. "Hasil pemeriksaan Badan Laboratorium Forensik Mabes Polri dari barang bukti pelaku perusuh pada aksi 22 Mei di Petamburan, Slipi, Jakarta Barat, menemukan fakta baru. Dari hasil pemeriksaan barang bukti berupa anak panah ditemukan zat/bahan berbahaya senyawa kimia zink posfit," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/2019).  Hengki menjelaskan, senyawa kimia zink posfit merupakan zat yang sangat beracun. Zat beracun itu terdeteksi p
Saat Dipanggil Sidang Menghilang, Magribi Pelaku Pencoblosan 20 Surat Suara di Kampar Tetap Divonis PN Bangkinang 4 Bulan Penjara

Saat Dipanggil Sidang Menghilang, Magribi Pelaku Pencoblosan 20 Surat Suara di Kampar Tetap Divonis PN Bangkinang 4 Bulan Penjara

Hukum
      BANGKINANG - Focusflash.co.id - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang menjatuhkan vonis pidana penjara 4 bulan dan denda Rp 10 juta, subsidair 1 bulan kurungan kepada Magribi, terdakwa kasus pencoblosan 20 kertas surat suara pemilu presiden untuk pasangan calon 02 di TPS 004, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.   Putusan ini dibacakan Ketua Majelis Hakim Meni Warlia, SH,MH didampingi anggota Majelis Nurafriani Putri,SH,MH dan Ira Rosalin,SH,MH pada Selasa (28/5/2019) malam pukul 19.15 WIB di ruang Cakra PN Bangkinang. Sidang putusan tersebut tanpa dihadiri oleh terdakwa Magribi bin Ahmad yang menghilang ketika dipanggil sidang.   Kasus ini juga menyeret salah seorang petugas KPPS Di TPS 004 Nurkholis. Selang beberapa saat setelah pembacaan vonis untuk Mag
Polisi Ungkap Penumpang Gelap Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Polisi Ungkap Penumpang Gelap Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Hukum
  Jakarta - Focusflash.co.id- Polisi telah mengungkap tiga kelompok penumpang gelap yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil pilpres di depan Bawaslu pada 21- 22 Mei. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, kelompok pertama adalah mereka yang berusaha menyelundupkan senjata api ilegal dari Aceh. Senjata ilegal tersebut antara lain jenis M4 Carbine berikut dua buah magasin, peredam suara, tali sandang, dan tas senjata. Ada pula senpi berjenis Revolver dan Glock beserta 50 butir peluru. Kelompok yang berusaha menyelundupkan senpi ilegal itu melibatkan mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko. "Salah satunya kelompok yang kemarin memasukkan senjata ilegal dari Aceh," kata Iqbal di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana
Polisi Tetapkan Kivlan Zen Tersangka Kasus Makar

Polisi Tetapkan Kivlan Zen Tersangka Kasus Makar

Hukum
Jakarta - Focusflash.co.id- Mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (purn) TNI Kivlan Zen resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dalam kasus dugaan makar. Penetapan tersangka itu dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. “Iya benar, sudah tersangka," kata Dedi kepada wartawan, Senin (27/5). Sebelumnya Kivlan sempat di periksa pada Jumat, 17 Mei lalu. Kivlan Zen menjalani pemeriksaan selama 14 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya. Mantan Jenderal bintang dua ini sebelumnya dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaran hoax dan dugaan makar oleh Jalaludin. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana pe